Sabtu, 22 Februari 2020

MEIOSIS





Meiosis adalah salah satu cara sel untuk mengalami pembelahan. Ciri pembelahan secara meiosis adalah:
  1. Terjadi di sel kelamin
  2. Jumlah sel anaknya 4
  3. Jumlah kromosen 1/2 induknya
  4. Pembelahan terjadi 2 kali
Meiosis hanya terjadi pada fase reproduksi seksual atau pada jaringan nuftah. Pada meiosis, terjadi perpasangan dari kromosom homolog serta terjadi pengurangan jumlah kromosom induk terhadap sel anak.
Di samping itu, pada meiosis terjadi dua kali periode pembelahan sel, yaitu:
  1. Pembelahan I (meiosis I).
  2. Pembelahan II (meiosis II).
Pada proses Meiosis I pada tahap Pofase I DNA dikemas dalam kromosom.
Pada akhir Profase I terbentuk kromosom homolog yang berpasangan membentuk tetrad.
Tahap Profase I dibagi menjadi 5 subfase, yaitu:
  1. Leptonema : Benang-benang kromatin memendek dan menebal ,serta mudah menyerap zat warna dan membentuk kromosom mengalami Kondensasi.
  2. Zigonema : Sentromer membelah menjadi dua dan bergerak kearah kutub yang berlawanan,sementara itu kromosom homolog saling berpasangan ( Sinapsis).
  3. Pakinema : Terjadi duplikasi kromosom.
  4. Diplonema : Kromosom homolog saling menjauhi, terjadi pelekatan berbentuk X yang disebut Kiasma dan merupakan tempat terjadinya 'Crossing Over'.
  5. Diakenesis : Terbentuk benang-benang spindel, dua sentriol sampai pada kutub yang berlawanan, membran inti dan nukleus menghilang.
Tahap Metafase I : Pasangan kromosom homolog berderet di daerah ekuator. Sentromer menuju kutub dan mengeluarkan benang-benang spindel.
Tahap Anafase I : Kromosom homolog berpisah dan bergerak ke kutub yang berlawanan. Benang spindel dan seluruh isi sel memanjang ke arah kutub.
Tahap Telofase I : Khromosom mengalami kondensasi menjadi kromatin, terbentuk membran inti dan nukleolus baru, sentriol membelah menjadi dua, benang spindel menghilang.
Pada manusia dan hewan, meiosis terjadi di dalam gonad dan menghasilkan sel gamet seperti spermatosit atau sel telur.
Pada tumbuhan, meiosis terjadi pada anthers dan ovaries dan menghasilkan meiospor yang perlahan terdiferensiasi menjadi sel gamet juga.


Proses Miosis II

Tahap Profase II : Khromosom memendek dan menebal, serta bergerak menuju bidang ekuatorial
Tahap Metafase II : Khromosom tersusun pada bidang ekuatorial, kinetochore terikat pada benang spindel.
Tahap Anafase II : Anafase II di mulai bila kinetochore terpisah, dan masing-masing bagian chromosom menuju ke kutup spindel yang berlawanan.
Tahap Telofase II : Terbentuk membrane inti yang membungkus chromosom pada masing-masing daerah kutup spindel sehingga terbentuk empat inti. Dua sel mengalami sitokinesis, sehingga terbentuk empat sel haploid.

DAFTAR PUSTAKA
H.M. Loegito , 2007. Dasar-dasar biologi sel dan biologi molekuler, Edisi 3.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Ampuh Mengatasi Batuk dan Tenggorokan Gatal dengan Kencur

Batuk yang disertai rasa gatal di tenggorokan bisa sangat mengganggu aktivitas harian. Tidak hanya membuat Anda merasa tidak nyaman, tetapi ...